Angin Lalu

9/24/2009 0 Comments A+ a-



Bagai angin, kau memberi kesejukan dalam hatiQ
Bagai angin, kau memberiQ udara segar tuk bernafas
Bagai angin, kau menenangkan hatiQ yang sedang galau
Bagai angin, kau mengembalikan semangatQ
Bagai angin, kau membawa hatiku menari bersamamu
Namun,
Bagai angin pula, dirimu pergi begitu saja
Menjauh ke tempat lainnya
Seakan tak pernah tahu yang telah ditorehkannya padaQ
Seakan tak pernah ada yang tumbuh sebelumnya
Mungkin, masih dapat Qmengerti
Tapi, tak pernah bisa Qpahami sepenuhnya
Alasan yang begitu absurd
Apa yang kau tuju?
Akankah kau berhenti suatu saat?
Atau hanya akan terus melaju, dan hilang bagaikn angin?
Kata yang kau ucapkan, entah Q tak dapat percaya lagi
Kata yang kau deklarasikan, seakan kontras dengan yang telah kau lakukan padaQ
Hanya semangat, itu yang tak akan Qbiarkan pergi bersama dengan kepergianmu
Kini, kata-kataQ ini, hanya tinggal kata yang tak terucapkan
Tak tertinggal dalam hati, tak tersampaikan
Karena,dirimulah yang memutuskan untuk berpaling
Rasa kesal tak berarti lagi,
Rasa sedih, berubah menjadi tanya besar yang tak terjawab
Kesan itu pun telah pudar
Namun, kenapa rasa itu masih tertinggal
Tak Q mengerti alasannya,
Ingin Q menghentikan rasa ini
Namun, Q tak ingin menghilangkannya

Mari bercuap-cuap :D