"Kacho Kako" NicknameQ

2/25/2011 8 Comments A+ a-


Aneh ya, nicknameQ, kacho. Gak jarang ada yang ngira aq itu cowo gara-gara nicknameQ. Sering banget jadi menimbulkan kesan aneh. Wajar aja sih, secara, pelafalannya mirip dengan kata-kata yang artinya itu gak bagus (dan memang itu artinya). Pernah, aq chat ama orang maldives, katanya, dalam bahasanya itu berarti kambing (duh!jelek amat yah?). Pernah juga, kalo gak salah ama orang jepang(atau WNI yang tinggal di jepang yah?Lupa), katanya itu istilah untuk kepala pabrik(Lagi-lagi gek keren amat yah?). Mungkin aneh juga sih (memang aneh!), udah tau artinya jelek, kenapa juga masih dipake, masih bagusan arti namanya sendiri.

Aq suka nickname kacho, karena unik aja. Jarang kan ada orang nicknamenya gitu?Apalagi memang gak terlalu meleset dengan sifatQ yang sangat ceroboh ini(loh,koq bangga?).Padahal sebenarnya, gak ada lo maksud temen-temenQ untuk ngatain aq kacho.Cuma kebetulan aja, jadi mirip akata “kacau” pelafalannya.
Ceritanya gini: 


Waktu SMA, aq punya temen-temen sekelas yang sama-sama suka komik(kayaknya aq deh penyebar virusnya,wkwkwkwk....). Nah, di kelas, qt biasanya jadi bandar komik( bukan beli sih, tapi pinjem di rental). Aq yang saat itu lagi freakz-freakz nya ama komik, sekali pinjem bisa lebih dari 10 buku. Kadang juga ada yang lain kelas juga ikutan pinjem ke kita (tapi,aq jarang inget sapa-sapa aja yang pinjem.Maklum pelupa banget). 

Nah, mungkin untuk identitas keunikan aja ya, kita kasih nickname tambahan di belakang nama kita masing-masing, sama dengan penggilan di Jepang yang ditambah dengan tambahan –San,-Chan, -Sama,dll. Nah, yang ditambah di belakang nama kita itu adalah kata –Cho(baca: ko). Sehingga, kami yang terdiri dari 4 orang segera punya nickname baru, yaitu : Ra-Ticho (Asli : Ratih), Na-Nicho (Asli : Nanik),E-Racho (Asli : Era), dan I-Kacho(Asli : Ika). Untuk nama panggilan itu, qt Cuma menyertakan suku kata kedua dari nama kita dan ditambah dengan nickname itu, jadinya : Ticho (baca: Tiko) untuk Ratih, Nicho (baca: Niko) untuk Nanik, Racho (baca: Rako) untuk Era dan Kacho (Baca: Kako) untuk Ika. Jadi, sebenarnya Kacho itu bukan dibaca ka-cho, tetapi Kako.

Ternyata,eh,ternyata, nicknameQ jika dibaca Kacho itu jadi mirip kata “Kacau”, makanya diusulin dipanggilnya jadi Ka-cho, bukan lagi Kako. Karena memang aq dulu itu ceroboh banget n’ “aneh”. Wew, jelek, pikirQ pertama kali. Tapi, kalo dipikir-pikir unik juga ya?Lagian, memang dulu aq itu kayak gt sih.

Bukan bangga sih, tapi ya cukup mewakili aq yang unik ini lah (narsis....). Akhirnya, aq menerima juga nickname ini. Berhubung bacanya sebenarnya bukan kacho, tetapi kako. Aq satuin aja deh, jadi Kacho Kako.Hoho...Unik deh jadinya (Emang suka yang unik sih). Sampe di kuliah ternyata masih ada aja yang panggil dengan nickname ini, bahkan dosen juga loh (It’s ok, berarti aq memang diakui unik,hohoho....).
Ada nickname lain sebenarnya, beberapa orang yang gak tau asal usulnya nickname kako, panggil aq jadi ikako (mirip juga ya ama nama Jepang), tapi ternyata mereka ngira itu singkatan dari “ika-komik”!! Nasib jadi bandar komik, komiknya ikut-ikutan jadi nicknameQ. Tapi, rasanya lebih berasa Kacho daripada ikako( walaupun mirip ama nama jepang sih). Jadi, aq lebih suka nickname Kacho Kako.

Jadi, begitulah sejarah nickname saya yang unik dan spesial ini(loh?).

Sebenernya ada juga nickname-nickname laen yang gak jelas terilhami dari mana.Waktu SMP, ada guru yang manggil aq “Pai Su Chen”, nah tuh, darimana coba, tiba-tiba itu guru manggil kayak gitu, aq juga bertanya-tanya. Ada juga temen-temen pas kelas 2 SMP yang tiba-tiba manggil, “wakabayashi”, wew, yang ini lagi. Itu rasanya nama tokoh cowo di tsubasa deh. Apa coba hubungannya itu tokoh ma aq (apalagi waktu itu aq gtw banyak tentang Tsubasa itu). Dan, yang terakhir “Shizuka”, nicknameQ waktu kelas 3 SMA. Aq juga gak tau kenapa dipanggil gitu.Bagus sih, namanya, tapi aq kurang suka dengan doraemon, dan karakter shizuka-nya.

8 comments

Write comments
25 Februari 2011 pukul 13.08 delete

hahaha..... oh itu toh asal-usul kamu dipanggil kacho.... emang kaco kau yah???? hahahhaahaaa,,,,....

Reply
avatar
kacho
AUTHOR
25 Februari 2011 pukul 13.26 delete

hahahaha.....tapi, unik kan??
Hohohoho.....

XD

Reply
avatar
niku
AUTHOR
25 Februari 2011 pukul 21.08 delete

aaaaah basiii..
aku sudah tau,,,
hohohoho :D

Reply
avatar
Yus Yulianto
AUTHOR
25 Februari 2011 pukul 21.37 delete

kacho balo... wkwkwk

hahaha, tapi enak looh 1 geng punya hobi yang sama...

Reply
avatar
M. Hudatullah
AUTHOR
26 Februari 2011 pukul 00.34 delete

berarti namaku jadi Dacho (baca: Dako)?? kalau di Jepang kan anma belakangan kadang ditambahin "chan" untuk tanda sayang....berarti....

berarti nama pangilan kesayangan ku: Dachochan? (baca: dakochan??)

Reply
avatar
kacho
AUTHOR
26 Februari 2011 pukul 20.20 delete

@Yen : ya iyalah.Dirimu wes kenal aq deket sejak SMP. Haruz tau dunk!

@Eks : hahaha....ditambah-tambahi ni. Masih keren kacho kako.
sepertinya aq yang mengkontaminasi mereka,wkwkwkwk.....

@mas huda : hahahaha....pingin ketawa teruz baca komennya mas ini. Jadi punya panggilan baru ya??"Dachochan" --> baca dakochan :p

Reply
avatar
rabest
AUTHOR
1 Maret 2011 pukul 13.02 delete

hoo.. I see.. :D
punya nickname emang selalu menyenangkan buatku, karena kita merasa jadi lebih "special" aja gitu berasanya, hehehe

mz huda : dakocaaaaaannn..hahahha

Reply
avatar
kacho
AUTHOR
1 Maret 2011 pukul 15.59 delete

Yup. We are all some unique ^^

Reply
avatar

Mari bercuap-cuap :D