Menikmati Kesedihan

5/09/2012 8 Comments A+ a-

Dapet ide dari mas Arif aku migrasikan beberapa quote yang aku tulis di facebookQ. Tapi, diposting di blog-nya satu-persatu aja biar banyak postingannya :p
Nah, status ini terinspirasi dari postingan mas Huda Tula disini . Terima kasih buat mas Huda yang sudah menginspirasi kata-kata ini :D

Menikmati kesedihan itu, bukan berarti larut dalam kesedihan atau bhkan sampai trauma.

"Menikmati kesedihan itu, merasakan dan menghayati jauh ke dalam diri kita. Belajar ber"dealing" dengan rasa sakit. Menyadari bahwa rasa sakit itu bukanlah aib,bukan pula petaka. Tapi,hanyalah bagian dari proses kehidupan.

Hingga kita mampu menangani kesedihan itu. Dengan begitu, kita bisa belajar untuk menjadi lebih tegar, bukan malah menjadi lebih takut untuk melakukan segalanya. Karena apa yang menunggu di depan kita tidak akan menjadi semakin mudah, karena itulah kita harus terbiasa untuk rasa sakit kecil, agar nantinya kita mampu bertahan dan menang di masa yg akan datang nantinya.

Menikmati kesedihan itu, merasakan kesedihan hingga pada titik "aku muak bsedih, aku akan bangkit". Aku akan bangkit,menjadi lebih tegar, dan buktikan pada kehidupan bahwa kita bukanlah seorang pecundang. Tapi pemenang. Pemenang yang memang pantas mendapat hadiah "kehidupan" dan menyandang predikat "manusia" yang telah diberikan oleh Tuhan."


By Kacho

8 comments

Write comments
9 Mei 2012 pukul 16.12 delete

wow .. apakah seperti bosan dengan kebosanan?

Reply
avatar
kacho
AUTHOR
9 Mei 2012 pukul 16.18 delete

hem...yah, mungkin juga :D

Reply
avatar
Arif Khumaidi
AUTHOR
9 Mei 2012 pukul 17.14 delete

wah bagus isinya.. menginspirasi banget :D

menikmati kesedihan?? pasti orang yang melihat ini akan bertanya-tanya. kesedihan kok dinikmati @.@

Reply
avatar
kacho
AUTHOR
9 Mei 2012 pukul 17.39 delete

@mas arif : makasih.
Ini istilahnya dari mas huda tula koq :)

Reply
avatar
Arif Khumaidi
AUTHOR
9 Mei 2012 pukul 18.00 delete

howh... mas huda ya , :p

Reply
avatar
31 Mei 2012 pukul 19.12 delete

menikmati kesedihan,adalah dengan kembali kepada ALLAH,karena sedih adalah juga nikmat ALLAH,karena kalau tak ada "sedih",juga takkan ada bahagia

Reply
avatar

Mari bercuap-cuap :D